Selamat Datang Di Siloam Heart Institute

Dampak Irama Jantung Tidak Teratur pada Aktivitas.

 

Rabu, 18 Januari 2017 | 06:02 WIB Oleh : Anisa Widiarini, Diza Liane Sahputri

VIVA.co.id – Jantung merupakan alat vital pada kehidupan seluruh makhluk hidup. Nyatanya, kelainan pada jantung sedikit saja, dapat mengakibatkan irama jantung yang tidak teratur.

Atrial Fibrilasi (AF) merupakan salah satu kelainan pada irama jantung. Masalah paling utama pada AF yaitu irama dan aliran darah. Pada saat tubuh tidak terkoordinasi, maka irama jantung menjadi tidak berjalan normal.

“Detak jantung ini bisa cepat, lambat, atau kombinasi. Pastinya detak jantung yang berbeda itu menimbulkan keluhan pada seseorang,” ujar spesialis jantung, dr. Antono Sutandar SpJP(K), kepada VIVA.co.id di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta.

Kelainan irama tersebut diakibatkan oleh rusaknya sistem aliran di jantung sehingga tidak ada lagi koordinasi antara pompa dan menerima darah. Fungsi jantung akhirnya semakin lama semakin menurun, dan memberikan dampak saat beraktivitas.

“Saat detak jantungnya lambat, bisa membuat tubuh cepat lelah, bahkan hingga ingin pingsan. Sedangkan detak jantung cepat, akibatkan berdebar-debar dan juga mengalami kelelahan,” lanjut Antono.

Tidak hanya itu, kelainan jantung ini juga berdampak pada detak nadi yang terhitung cepat. Sehingga, semakin lama, jantung semakin lemah karena dipaksa untuk bekerja tiada henti.

“Irama jantung yang cepat terus-menerus, membuat detak nadi semakin cepat dan akhirnya membuat jantung menjadi lemah. Dampaknya jantung melemah mengakibatkan sulit beraktivitas,” kata dia.