Selamat Datang Di Siloam Heart Institute

Kateterisasi Dan Pemasangan Stent

APA ITU PENYAKIT JANTUNG KORONER?

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penyakit yang disebabkan karena pembuluh darah arteri koroner yang mengelilingi jantung mengalami penyempitan sehingga otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi untuk memompa darah. Penyempitan terjadi akibat penumpukan lemak (kolesterol) pada dinding arteri.

PJK biasanya terjadi pada orang yang memilki berat badan berlebihan (obesitas), penderita tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes melitus, kolesterol tinggi, dan perokok.

Apakah Kateterisasi ltu?

Kateterisasi (Coronary Arteriography) adalah tindakan pemeriksaan pembuluh darah jantung menggunakan alat khusus dan sinar-X di ruang laboratorium kateterisasi atau Cath Lab.

Dokter akan memasukkan kateter yang merupakan tabung plastik tipis lentur ke dalam pembuluh darah di Iangan atau tungkai pasien. Kateter memiliki ukuran lebih kecil dari pembuluh darah dan akan didorong menuju pembuluh darah utama jantung (aorta). Setelah kateter berada di tempat yang diinginkan, dokter akan menyemprotkan larutan berwarna (kontras) agar dapat melihat dengan jelas kelainan pada pembuluh darah koroner pasien. Dengan menggunakan fluoroscope, dokter melihat pergerakan kateter di dalam pembuluh darah menuju jantung melalui monitor.

Apakah Kateterisasi Menimbulkan Rasa Sakit?

lovePada umumnya pasien tidak merasa sakit selama pelaksanaan kateterisasi. Obat penenang akan diberikan kepada pasien sebelum menuju Cath Lab. Pasien juga akan disuntik dengan obat bius lokal agar tempat dimana kateter dimasukkan menjadi kebaVbaal.
Penyuntikkan larutan kontras tidak menimbulkan rasa sakit, melainkan rasa hangat, panas, atau terkadang mual. Perasaan ini akan berlangsung selama 20-30 detik setelah larutan dimasukkan. Rasa hangat akan dirasakan lebih lama saat larutan memasuki rongga jantung.

Berapa Lama Pemeriksaan Kateterisasi?

Waktu yang dibutuhkan untuk setiap pemeriksaan kateterisasi berbeda-beda tergantung pada keadaan pasien, apa yang dilihat dokter, dan faktor-faktor lainnya. Apakah Pasien Tetap Sa dar Selama Pemeriksaan Kateterisasi? Pasien diharapkan tetap sadar sehingga dapat menjalankan petunjuk dokter selama pemeriksaan. Selama tindakan, sesekali pasien akan diminta untuk mengambil napas dalam dan menahannya. Setelah itu diminta untuk batuk dan kemudian bernapas seperti biasa. Untuk pengukuran standar, pasien akan diminta untuk bernapas melalui suatu tabung penampung udara pernapasan.

Apa Yang Terjadi Setelah Kateterisasi?

Pasien akan dipindahkan ke ruang perawatan untuk beristirahat. Pasien juga diperkenankan untuk makan jika merasa lapar. Beberapa jam setelah tindakan (umumnya 6 jam), pasien diperbolehkan untuk pulang sesuai dengan persetujuan dokter. Apakah Kateterisasi Menyebabkan Rasa Sakit? Jarang dirasakan sakit pada daerah tempat kateter dimasukkan. Bila merasa tidak nyaman, daerah sayatan pada lengan atau tungkai menjadi kemerahan dan agak bengkak. Segera bicarakan atau mintalah obat pada dokter Anda.

Bagaimana Proses Pemasangan Stent/ Percutaneous Transluminal Coronary Angiop/asty (PC/)?

Stent merupakan suatu alat berbentuk silinder dengan dinding berjaring, berbahan dasar metal, yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah untuk membuka pembuluh darah di jantung yang telah dipersempit oleh penumpukan plak. Sebelum pemasangan stent/PCI dilakukan, pasien akan bertemu dengan dokter yang akan melakukan tindakan tersebut. Dokter akan menjelaskan mengapa dan bagaimana prosedur ini dilakukan.

Apabila pasien setuju untuk melakukan pemasangan stent ini, biasanya dokter akan memberikan jadwal dan mengajukan untuk puasa (tidak makan tapi boleh minum sedikit) minimal 4 jam serta obat -obatan apa yang boleh dan tidak boleh diminum sebelum proses pemasangan stent dilakukan. Pasien akan diberikan obat penenang supaya merasa nyaman, dan akan dipindahkan ke meja kateterisasi serta dokter akan segera memberikan anastesi (menyuntikkan obat bius lokal). Pemasangan stent ini dapat dilakukan pada daerah lengan atau tungkai (lipatan paha). Lengan atau tungkai akan dibersihkan dengan obat antiseptik lalu dicukur (shaved) supaya bersih dari kuman.

pipaSebuah tabung pipa plastik tipis akan dimasukkan ke dalam pembuluh darah koroner melalui Iangan atau tungkai. Pipa plastik ini berfungsi sebagai petunjuk arah (guiding catheter) ke daerah pembuluh darah koroner pada jantung pasien. Kemudian kawat yang sangat tipis akan dimasukkan dan diletakkan tepat pada pembuluh darah koroner yang tersumbat. Kemudian stent akan dimasukkan dan diletakkan tepat pad a balon. Stent akan menempel erat pada balon yang diletakkan pada pembuluh darah koroner. Akhirnya, stent akan mengunci di dalam pembuluh darah koroner. Stent yang digunakan ini sangat kecil dan elastis jadi dapat disesuaikan dengan bentuk pembuluh darah koroner Anda.

Dapatkah pembuluh darah yang telah di-Stent menyempit kembali?

Penyumbatan/penyempitan setelah pemasangan stent dilakukan merupakan suatu hal yang wajar dan mungkin terjadi. Oleh sebab itu, sekarang ini banyak dokter yang menggunakan stent dengan obat, supaya memperlambat terjadinya penyumbatan kembali pada pembuluh darah koroner. Tapi semua ini juga harus diimbangi dengan gaya hidup (olahraga, tidak merokok, tidak minuman beralkohol) dan makan serta keteraturan dalam mengkonsumsi obat-obat jantung yang telah diberikan.

Waktu yang dibutuhkan dalam pemasangan stent ini berkisar 15 menit sampai 1 jam bahkan lebih, tergantung kondisi dan keadaan pembuluh darah koroner serta pasiennya sendiri.