Selamat Datang Di Siloam Heart Institute

Rumah Sakit Ini Sediakan Perawatan Penyakit Jantung Koroner

Rumah Sakit Ini Sediakan Perawatan Penyakit Jantung Koroner

Oleh Leonina Kusumaningtyas L

31 Maret 2016 8:33 AM

Jakarta, Aktual.com — Penyakit jantung koroner timbul karena adanya penyempitan (atau penyumbatan) pembuluh darah koroner pada jantung yang berfungsi mendistribusikan darah dan oksigen ke otot jantung. Penyumbatan itu terjadi karena adanya proses penumpukan lemak di dalam dinding pembuluh darah yang berlangsung secara bertahap.

Dalam beberapa dekade terakhir, kematian yang disebabkan karena penyakit jantung semakin meningkat. Khususnya terhadap negara berkembang. Data dari WHO, menyatakan, bahwa penyakit jantung koroner masih menduduki peringkat teratas di negara berkembang hingga tahun 2020 mendatang.

Terkait hal tersebut, dr.Maizul Anwar, SpBTKV selaku Chairman Siloam Heart Institute (SHI) mengungkapkan, bahwa Departemen Kardiologi SHI menyediakan berbagai layanan yang luas dalam mediagnosa dan mengolah penyakit jantung. Juga merawat semua jenis penyakit jantung.

SHI merupakan rangkaian kerja sama kardiologi, yang menyediakan berbagai layanan dalam diagnosa dan pengelolaan penyakit jantung, diagnostik invasif dan kardiologi intervensional.

“Departemen Kardiologi SHI yang terdiri dari tim dokter multidisiplin dan berbagai sub-spesialis jantung menyediakan berbagai layanan yang luas dalam diagnosa dan pengelolaan penyakit jantung untuk merawat semua jenis penyakit jantung,” ujar dokter Maizul dari Siloam Hospital Kebun Jeruk, di Jakarta, baru-baru ini.

Dikatakan dr.Maizul, tujuan utama pendirian SHI yaitu untuk membangun jaringan pelayanan bedah jantung di bawah satu koordinasi antar unit-unit bedah jantung di SHG berdasarkan kompetensi dari sumber daya manusia (SDM) unit bedah jantung, medis, perawat, dan teknisi.

Selanjutnya, dokter Maizul menjelaskan secara detail apa saja fasilitas yang diberikan SHI.

“Fasilitas SHI dilengkapi dengan tempat tidur untuk coronary care unit, intermediate care area, high dependency unit, Cardiac investigative laboratories, laboratorium radiologi nuklir, klinik sub specialis, unit fisioterapi, rehabilitasi kardiovaskukar dan pencegahan kardiologi,” paparnya lagi.