Selamat Datang Di Siloam Heart Institute

Siloam Heart Institute

kampanye jantung sehat siloamSiloam Kampanye Peduli Jantung
Sebagai wujud apresiasi atas 23 tahun kepercayaan pasien terhadap SH Kebon Jeruk

Lippo Village, Tangerang, Indonesia
Minggu, 24 Agustus 2014
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memperingati hari jadinya yang ke-23 dengan melangsungkan screening camp risiko penyakit jantung. Kegiatan yang digelar pada 24 Agustus 2014 di lantai satu rumah sakit ini melayani lebih dari 400 orang, dengan sasaran yaitu individu berusia minimal 45 tahun. Skrining ini merupakan program lanjutan, dimana sebelumnya Siloam Hospitals telah melangsungkan beberapa kegiatan serupa dan terhitung melayani 3000 orang.

Menurut CEO SH Kebon Jeruk Caroline Riady, skrining yang difokuskan pada pendeteksian penyakit jantung selaras dengan centre of excellence yang  dimiliki oleh rumah sakit yang berdiri di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu, yaitu sebagai rujukan untuk pasien penderita penyakit kardiovaskular dan jantung. “Target dari layanan skrining ini yaitu pada akhir tahun 2014, kami dapat mencapai angka 5000 peserta skrining jantung. Karena kami menyadari, dengan berubahnya gaya hidup masyarakat maka risiko penyakit jantung ikut meningkat. Sebagai bentuk kepedulian Siloam atas kondisi ini, kami memberikan program skrining bagi komunitas dan masyarakat Indonesia. Siloam Kebon Jeruk hadir lewat Siloam Heart Institute, yang merupakan bagian perwujudan komitmen dan harapan baru bagi semua jantung di Indonesia.”

Centre of Excellence sendiri merupakan hal penting dalam model “hub-and-spoke”, terutama jika dikaitkan dengan pembangunan layanan di rumah sakit. Rumah sakit yang beroperasi di kota lebih kecil tentunya memerlukan rujukan untuk beberapa kasus kompleks. Disinilah peran rumah sakit hub dengan fasilitas layanan centre of excellence, dalam hal ini fasilitas yang diunggulkan Siloam Kebon Jeruk adalah Siloam Heart Institute yang menangani masalah operasi kardiologi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, di kawasan Asia Tenggara 8% populasi adalah Lanjut usia (Lansia) atau sekitar 142 juta jiwa. Pada tahun 2050 diperkirakan usia harapan hidup di sebagian besar Negara Asia Tenggara akan menjadi >75 tahun. Secara jelas Ketua Siloam Heart Institute Dr. Maizul Anwar, SpBTKV memaparkan, “Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kesehatan primer SHI dibawah naungan Siloam Kebon Jeruk, skrining yang meliputi edukasi pola hidup sehat, serta deteksi dini risiko penyakit jantung amat dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi laporan Badan Litbangkes tahun 2011 menyebutkan, sebanyak 15 kabupaten/kota terdapat 24,6% penderita stroke dan 12% pasien penyakit jantung iskemik.”

Presiden direktur Romeo F. Lledo menyampaikan ucapan selamat untuk Siloam Kebon Jeruk yang sudah mencapai masa 23 tahun pelayanan di bidang kesehatan. Diungkap juga prestasi yang baru saja diperoleh rumah sakit ini. “Kegiatan ini merupakan ungkapan terima kasih Siloam Hospitals Kebon Jeruk atas kepercayaan yang telah diberikan oleh pasien-pasien kami selama 23 tahun berjalan. Kami juga berterima kasih atas apresiasi yang diberikan sehingga pada tahun 2014 ini, Siloam Kebon Jeruk menjadi salah satu rumah sakit pertama yang memperoleh akreditasi standar KARS terbaru (KARS tahun 2012).” Siloam Hospitals Kebon Jeruk sendiri hingga saat ini telah memiliki lebih dari 180 dokter umum dan spesialis, serta tidak kurang dari 325 perawat.

Diambil dari http://www.siloamhospitals.com/press-release/siloam-kampanye-peduli-jantung